Sublime Text 2

Bupati Tegaskan Pemkab Pohuwato Tetap Merujuk Data BPS

Bupati Tegaskan Pemkab Pohuwato Tetap Merujuk Data BPS

POHUWATO - Data strategis tentang Kabupaten yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pohuwato, Rabu (18/10), menjadi salah satu rujukan untuk pemerintah daerah dalam merancang dan merencanakan program dan kegiatan pembangunan tahun 2018.


Hal ini ditegaskan oleh Bupati Syarif Mbuinga. Bupati Syarif mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak BPS yang telah menyuguhkan informasi kaitan dengan data statistik yang bersifat strategis. "Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BPS. Dan ini momen yang sangat tepat dimana BPS hendak menyampaikan dan menyuguhkan informasi kaitan dengan data statistik hal yang bersifat strategis terhadap Kabupaten Pohuwato.


Oleh karena bersamaan pada saat ini kita tengah fokus menyusun rencana anggaran dan program kegiatan untuk tahun 2018. Ini sangat membantu pemerintah," tutur Bupati Syarif.

Selanjutnya, seluruh pimpinan OPD yang hadir pada pemaparan data tersebut, Bupati Syarif meminta agar data oleh BPS akan menjadi salah satu rujukan buat pemerintah daerah untuk melakukan perencanaa.


"Kita harus pastikan apa yang kita rencanakan dan apa yang akan kita laksanakan berpedoman dan juga memperhatikan data-data yang ada. Data dan angka yang ada, itu menjadi salah satu rujukan, referensi untuk memastikan dari segi perencanaan program dan kegiatan. Data yang up to date, resmi, kuat sehingga akan lebih memudahkan kita, apa yang akan kita lakukan, jelas target-target yang hendak kita capai, sasaran yang akan kita tuju bersama," tegas bupati.


Sementara itu, Kepala BPS Pohuwato, Suparno menampilkan beberapa data strategis untuk tahun 2016 mulai dari sektor kependudukan, data jumlah penduduk dan kepadatan penduduk. Di sektor pendidikan yakni data angka partisipasi sekolah, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni. Untuk sektor ketenagakerjaan data yang ditampilkan adalah data tentang tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat pengangguran terbuka. Dan di sektor kemiskinan dan beberapa sektor lainnya yang bersifat sangat strategis. (***)